Bagai sambaran petir di siang hari, bencana jebolnya tanggul Situ Gintung begitu menghentak jantung dan menggores luka yang sangat dalam. Bukan saja terhadap para korban, tetapi ribuan mata yang bukan sanak saudarapun tak kuasa meredam tangis menyaksikan bagaimana mayat berserakan pasca sapuan air Situ Gintung.
Tak guna sesal tak guna tangis, hanya kepadaNya kita berserah atas segala musibah yang menimpa. Pasti Allah SWT mempunyai maksud lain dibalik bencana ini.
Kewajiban kita hanyalah bagaimana bisa mengurangi beban derita mereka yang tertimpa dan dengan segala daya serta upaya memberikan sebagian apa yang kita punya, entah itu harta ataupun tenaga untuk mencegah derita berkepanjangan menyusul kondisi memprihatinkan di pengungsian.
———-
Sebuah pesan singkat dari seorang teman cukup meringankan sesak di dada,
“Angga010#tc125bekasi:
Baksos Musibah St Gintung!
Sanggupkah 1org menyumbang 1dus mie instant?
Sms ke 087878744100 ketik nama(spasi)jumlah dus mie instant.
Sebar!”.
———-
Subhanallah, semoga Allah membalas dan melancarkan semua niat baik mereka.
Sepanjang 3 tahun berdiri, TC125 Indonesia Bekasi Chapter memang sangat cepat reaksinya dalam urusan Bakti Sosial.
Buktinya 2 hari sejak tersiarnya kabar bencana, tepatnya Minggu 29 Maret 2009 dengan dana seadanya mampu terkumpul sejumlah mie instant dan membeli beberapa potong sarung, baju koko, pakaian dalam dan perlengkapan lainnya yang mungkin sangat dibutuhkan oleh para korban.
Semoga sedikit bantuan dari kami (TC125 Indonesia – Bekasi Chapter) bisa membantu meringankan derita yang menimpa korban bencana Situ Gintung.
.
TC125 Indonesia – Bekasi Chapter, always care…
.
. 
Terima kasih.
Mohammad Taopik Hidayat
TC – 1005
0813 1933 7931



















Subscribe to RSS


